Cerita Anime Boruto Chapter 14 “Jalan yang Bisa Dilihat Boruto”

Posted on

“Cepat serap chakraku!”

“Nue, apa yang kau lakukan?!”

Nue mendekatkan wajahnya ke Sumire dengan manja seperti anjing kecil.

“Mengapa kau tidak mau menuruti perintahku?!”

“Apa yang sebenarnya terjadi?”, tanya Mitsuki.

“Nue, hei!”, Sumire masih keheranan.

“Mungkin, makhluk itu menyangka bahwa kau adalah orang tuanya”, kata Boruto.

“Ketua Kelas… kau mungkin telah membesarkan makhluk buas itu agar bertindak seperti yang kau perintahkan… Tapi dia berpikir bahwa kau adalah orang tuanya. Dan kau ingin mengubahnya menjadi sebuah senjata?!”

“Kau sudah menderita karena beban perintah dari ayahmu… Dan kau akan melakukan hal yang sama pada Nue?! tanya Boruto”

“Kau bisa memilih jalanmu sendiri!”

“Kita semua, Nue, dan kau juga…”, Boruto terus berusaha menyadarkan Sumire.

“Aku…”, gumam Sumire yang semakin ragu dan mulai mendengar kata Boruto.

“Sumire!”, teriak Boruto

Tiba-tiba segel Gozu Tennou di punggung Sumire hancur berkeping-keping.

“Gozu Tennou-nya!”, kata Mitsuki.

Tempat dimensi Nue mulai hancur berjatuhan.

“Apa… ini?” tanya Boruto

“Mungkin, Gozu Tennou-nya sudah hancur dan chakra yang dikumpulkan mulai berada di luar kendali”, jawab Mitsuki

“Apa ini buruk?”, tanya Boruto

“Sangat buruk. Mungkin tempat ini akan hancur dalam satu menit”, jawab Mitsuki.

“Ketua Kelas!”, teriak Boruto pada Sumire.

“Ayo kita keluar dari sini!”

“Ada apa?! Hei!”

Boruto berlari ke arah Sumire. Namun belum jauh melangkah, tanah didepannya teah amblas ke bawah.

“Ketua Kelas!”, teriak Boruto

“Boruto!”, teriak Mitsuki dan meyambar tubuh Boruto.

Sumire yang mulai sadar akhirnya bisa mengingat kembali kenangan tentang ibunya dan perkataan terakhir ibunya.


“Sumire… Cara hidup seperti ini akan berakhir pada generasiku. Aku yakin jalan hidupmu pasti akan berbeda. Aku akan selalu berdoa untuk kebahagiaanmu, oke?”, kata Ibu Sumire.

“Ibu!”, kata Sumire menangis.

“Boruto-kun mengapa?….”

Boruto telah berdiri di samping Sumire.

“Mana mungkin aku meninggalkan teman sekelasku”, kata Boruto.

“Ayo kita kembali, Ketua Kelas!”

Boruto mengulurkan tangannya dan disambut oleh Sumire. Kemudian keduanya naik ke punggung Nue dan meninggalkan Dimensi Nue yang makin hancur.

“Boruto!”, teriak Mitsuki dari atas sambil meloncat.

“Mitsuki, lewat sini!”, kata Boruto menyuruh Mitsuki naik ke Nue.

“Untuk memungkinkan hal yang tak mungkin bisa dilakukan dengan ninjutsu ataupun ilmu pengetahuan. Ini adalah kekuatan Boruto”, Mitsuki berkata dalam hati.

“Di sebelah sana!”, kata Boruto.

Boruto melihat sebuah cahaya putih di kejauhan dengan mata kanannya.

“Maju!”, ┬áteriak Boruto

“Di depan sana!”

Boruto, Mitsuki dan Sumire berlari kencang namun portal telah tertutup.

Boruto sayup-sayup mendengar dan melihat suara Denki, Inojin dan Shikadai yang mencari-cari keberadaan mereka.

“Boruto, Ketua Kelas!”, teriak Shikadai.

“Di sebelah sana!”, teriak Boruto pada Mitsuki dan Sumire.

Dengan penuh keyakinan Boruto meninju dinding dimensi dan berhasil membuat jalan keluar.

Setelah berhasil keluar Sai datang dan menjemput Sumire untuk dibimbing olehnya agar tidak lagi terjatuh dalam doktrin Ne.

End.

Bersambung…

Anime Boruto Chapter 15 “Jalan Baru” Rilis 12 Juli 2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *