Baca Komik Boruto Chapter 13 “Nilai Dari Sebuah Kartu”

Posted on

Baca Komik Boruto Chapter 13 – Sarada, Boruto dan Mitsuki melangkah bersama memasuki ruangan sebuah kantor. “Oh iyah Boruto, bagaimana misi pengawalanmu?”, tanya Sarada ke Boruto. Kemudian Boruto memberikan penjelasan tentang misi pengawalan anak Daimyo, Tentou. “Di awal aku kira Tentou anak yang naif, nakal, sulit diajak bicara akrab. Tapi setelah bicara dikit dengannya, ternyata dia anak yang baik”, terang Boruto.

“Oh, kalian berhasil ya!” kata Konohamaru melihat kedatangan Boruto dan kawan-kawan. “Jaga langkah kalian” lanjut Konohamaru. Memang terlihat sebuah kantor yang berantakan, banyak gulungan kertas berserakan di sana-sini.

“Jangan bilang kau memanggil kami kemari hanya untuk membantumu membereskan semua ini Sensei”, tanya Boruto.

“Jangan konyol, jika aku memanggil kalian ke kantor ya tentu saja untuk ini! plak..”, jawab Konohamaru sambil meletakkan sebuah gulungan kertas di atas meja. “Ini misi baru kalian, apalagi ini misi rank B!”, terang Konohamaru.

…! ketiganya tampak terkejut…

“Rank B… biasanya misi rank B adalah misi sulit yang dikerjakan oleh ninja setingkat Chuunin atas di atasnya lagi kan?”, tanya Sarada.


“Itu benar… tapi aku telah membuat keputusan, kalian mestinya bisa melakukannya”, jawab Konohamaru.

“Tidak begitu aneh sih… Kazekage yang sekarang saja, dulu pernah melakukan misi rank B sewaktu dia masih Genin”, timpal Mitsuki yang selalu datar dan percaya diri.

(Paman Gaara… Kami para genin akan melakukan misi rank B? Misi dengan tingkat kesulitan tinggi yang dulu pernah dikerjakan paman Gaara? kedengarannya hebat…) Boruto berkata dalam hati.

(Jalan yang pernah diambil oleh Kazekage… Sebagai seorang yang ingin menjadi Hokage, wajar bila aku harus bisa mengatasi ini… akan kucoba) Sarada juga ikut melamun.

“Tapi jangan sampai lengah. Walau harapan pada kalian tinggi. Jika kalian gagal, rumor yang beredar juga luar biasa besarnya. Jika hasilnya buruk, mungkin saja kalian harus menebusnya dengan menyikat ruangan ini dari sudut-sudut yang paling tersembunyi”, terang Konohamaru.

“Tapi tentu saja kalian tidak perlu mencemaskan hal itu kan… Sekarang tunjukkan semangat kalian!” Konohamaru membakar semangat tim nya.

Siaaappppppp!!!! serempak ketiganya menjawab!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *