Baca Cerita Anime Boruto Chapter 12 “Boruto dan Mitsuki”

Posted on

Keesokan Hari di Luar Kelas Akademi

Para murid sepertinya sibuk menata sesuatu. Terlihat Mitsuki datang mendekati Boruto.

“Hei, Boruto…”, sapa Mitsuki tersenyum.

“Huh? Ada apa Mitsuki?”, tanya Boruto heran.

Mitsuki menjawabnya dengan senyum, Boruto makin heran.

Di Rumah Boruto

“Aku pulang!”, sapa Boruto pada Ibu dan Adiknya.

“Selamat datang”, jawab Hinata.

“Selamat sore”, Mitsuki ikut menyapa Hinata.

“Selamat datang, kamu pasti Mitsuki kan?”, tanya Hinata.

“Hi…”, Himawari menyapa Mitsuki.

“Wow… tidak biasanya kakak membawa temannya ke rumah”, kata Himawari.

Boruto cukup heran melihat Ibunya memasak banyak jenis makanan.

“Kelihatannya mau ada pesta ya?”, tanya Boruto.

“Kau bilang akan bawa temanmu, jadi aku menyiapkannya”, jawab Hinata.

“Itu membuatku malu, jangan melakukannya berlebihan Ibu…”, kata Boruto.

“Dan juga Boruto… Ayah juga pulang lebih awal”, kata Hinata.

“Ayah?!”, Boruto sedikit terkejut.

“Ya, Papa juga akan ikut , lho”, Himawari bersemangat.

“Kau tidak ingin dia (Hokage) ada di sini ya, Boruto?”, tanya Mitsuki.

“Bukan begitu”, jawab Boruto.

“Pokoknya, sini kutunjukkan kamarku! Ikuti aku!”, kata Boruto pada Mitsuki.

Mitsuki mengikuti Boruto menuju kamarnya.

“Kau boleh duduk dimanapun”, kata Boruto.

“Ayahmu adalah Hokage Ketujuh, bukan?” tanya Mitsuki.

“Ya…” jawab Boruto.

“Aku belum pernah berbicara langsung dengannya” kata Mitsuki.

“Baiklah… Nanti kau akan kuperkenalkan dengannya” sahut Boruto.

“Hokage ketujuh, Uzumaki Naruto. Pahlawan yang mengakhiri Perang Besar Ninja, orang yang memiliki chakra besar dan bisa melakukan jutsu super kuat, orang yang dianggap paling kuat diantara Lima Kage saat ini. Itulah yang kudengar. Tuan Hokage adalah orang yang hebat” kata Mitsuki penuh kekaguman.

“Kau tidak perlu menggunakan Tuan. Aku tidak tahu bagaimana di mata orang lain, tapi di rumah kami, dia hanyalah ayah yang tak berguna. Dia membuat ibu melakukan segalanya, tidak bisa melakukan satu pun pekerjaan rumah, hanya bisa makan ramen dan suka menggerutu… Dia adalah ayah yang bodoh” kata Boruto sambil tersenyum.

“Hei, apa kau suka Tuan Hokage atau kau membencinya?” tanya Mitsuki.

“Huh?! Yah…” Boruto bengong.


“Kalian berdua, makan malam sudah siap!” Hinata memanggil.

Boruto dan Mitsuki turun menuju ruang makan.

“Selama ini kau hanya memakan hamburger dan yakisoba, kupikir kau tidak pernah memakan hidangan yang layak di rumah” kata Mitsuki.

“Jangan bicara seperti itu!” Boruto kesal.

“Baiklah, Mitsuki, makanlah yang banyak!” Hinata mempersilakan.

“Aku pulang!” Naruto datang.

Terlihat wajah Boruto yang agak kesal dengan kedatangan Ayahnya. Hinata dan Himawari menyambut Naruto di pintu.

“Ini ada hadiah. Babi panggang char siu dari Ichiraku” kata Naruto memberikan bingkisan ke Hinata.

“Cih… terlambat seperti biasanya”, kata Boruto.

“Ah… kalau tidak salah kau….” kata Naruto ke arah Mitsuki.

“Saya Mitsuki dari Otogakure”, Mitsuki berdiri memperkenalkan diri.

“Yah… Aku sudah mendengar tentangmu. Aku Uzumaki Naruto” Naruto menyalami Mitsuki.

“Ya, saya sudah mendengar banyak kisah tentang Anda dari orang tua saya, Tuan Hokage” sambut Mitsuki menyalami Naruto.

“Akhir-akhir ini aku hanya makan cup ramen. Sudah lama aku tidak makan masakan rumah buatanmu, Hinata” Naruto terlihat sangat gembira.

Selamat makan!!!!

“Ayo kita makan” kata Boruto ikut gembira.

Namun pada saat Naruto akan mengambil makanan dengan sumpit, bunshin yang ditinggal di kantor sedang mendapatkan laporan informasi yang sangat penting.

“Chakra itu sama dengan chakra yang terdeteksi dalam insiden akhir-akhir ini. Saat ini Sai sudah bergerak” Shikamaru memberikan laporan.

“Sayang…” tanya Hinata.

“Maaf Hinata, aku harus pergi” kata Naruto.

“Lagi-lagi?! Kenapa kau yang harus pergi?!” Boruto berdiri dengan kesal.

Naruto mencoba memberikan penjelasan pada Boruto tentang insiden yang terjadi, namun Boruto tidak bisa menerimanya dan berlari keluar meninggalkan rumah.

“Boruto….!” cegah Hinata.

“Biar saya yang mengejarnya” kata Mitsuki.

“Mitsuki… tolong” pinta Naruto.

Mitsuki ya… (dalam pikiran Naruto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *